Thalhah bin Abdirrahman
bin Auf adalah orang yang paling dermawan di kalangan Quraisy di zamannya. Suatu hari istrinya
berkata kepadanya, "Aku tidak pernah melihat orang yang paling tidak tau
terima kasih dari teman-temanmu."
Thalhah berkata,
"Mengapa begitu?"
Istrinya berkata,
"jika kamu sedang kaya, mereka mendekatimu, dan jika kamu sedang tidak
punya, mereka meninggalkanmu."
Thalhah berkata,
"Demi Allah, ini mungkin dari kebaikan akhlak mereka. Mereka datang dikala
kita dapat memuliakan mereka, dan meninggalkan kita ketika kita tidak mampu
melaksanakan hak mereka."
Imam Al Mawardi memberi
komentar kisah ini.
Beliau berkata,
"Lihatlah, bagaimana kemuliaannya membuat ia berbaik sangka, sehingga ia
memandang buruknya perbuatan mereka menjadi baik.
Ini demi Allah
menunjukkan kepada keselamatan hati.
Ia adalah ketenangan di
dunia, dan keberuntungan di akherat.
Dan ini adalah salah
satu sebab masuk ke dalam surga.
Allah berfirman:
"Dan Kami cabut
rasa dengki terhadap kawan-kawannya di hati mereka. Di atas kasur-kasur mereka
saling berhadapan."



0 komentar:
Posting Komentar